Jumat, 08 Mei 2015

CERITAKU

Saya dan tiga orang teman saya telah bersahabat sejak kami kecil , mungkin karena kami selalu satu sekolah . kami juga cukup di segani di antara teman - teman kami , sekalipun itu kakak kelas . Saya tidak tau apa yang membuat kami begitu disegani di sekolah tapi kami memang berbeda dari mereka . memiliki dunia sendiri , memiliki talenta masing - masing dan memiliki rasa persahabatan yang tinggi .. Nama saya Agita , teman - teman saya biasa memanggil Agit . Potongan rambut saya selalu pendek di bawah telinga . Saya memiliki prestasi di bidang kepemimpinan tepatnya Paskibra , dan prestasi itu pulalah yang mengantarkan saya berada bersama siswa terpilih lainnya di istana negara . Mungkin motivasi terbesar yang menghantarkan saya untuk selalu bersikap disiplin dan memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi adalah ayah saya . Ia adalah seorang perwira tinggi yang sangat disiplin dan cukup keras . Ia pulalah yang mengajarkan kepada saya arti kepemimpinan dan bagaimana mekanisme seorang pemimpin , walaupun begitu ia telah mnjadi sosok ayah dan ibu yang baik untuk saya , karena ibu saya sudah tidak ada sejak saya lahir . ya , ibu saya meninggal ketika mempertahankan saya .. Berbeda dengan saya . Dania , seorang siswa jenius yang memiliki jiwa sosial yang tinggi . Ia selalu meraih juara 1 , baik di sekolah maupun di perlombaan . Bahkan piala bergilir yang di beriakan untuk pemenang olimpiade masih tetap ada di tangannya . Bukan hanya jenius dalam pelajaran saja namun ia juga jenius dalam mengambil keputusan .. Dania juga anggun , rambutnya lurus hitam terurai panjang . Seorang yang mendapatkan dia kelak akan sangat beruntung  .. Dua teman saya yang lain adalah khanza dan cheril mereka memang kembar tapi kalo kepribadian berbeda 180 derajat . khanza adalah seorang yang tomboi . Hobinya terhadap basket telah menghantarkan ia sebagai pemain terbaik se provinsi . Ia menyukai pula bela diri terutama karate . dengan sabuk hitam yang telah disandangnya , ia menjadi di segani oleh banyak laki - laki .. Walaupun begitu ia tidak pernah memotong terlalu pendek rambutnya , ia hanya berani memotongnya sebahu .. Tidak terkecuali kembarannya cheril ia begitu feminin . Semua yang dilakukannnya selalu berhubungan dengan seni . Hobinya menari dan pintar dalam memainkan biola serta piano membuatnya di kagumi oleh banyak lelaki .. Secara fisik , rambutnya ikal panjang . Ia juga memiliki 2 lesung pipi tidak seperti khanza yang hanya satu lesung pipi saja .. Ketika awal masuk sekolah , kami begitu merasa diistimewakan , itu karena kakak cheril dan khanza adalah ketua osis . Ia senior kelas 12 .. Walau begitu , kak yudha tidak pernah meperlakukan kami sama seperti teman - temannya yang mngistimewakan kami . Ia bersikap adil kepada siapapun sekalipun itu adalah adiknya , tapi aku lebih menyukai sikapnya  .. Setelah MOS selesai kami langsung memutuskan untuk memilih eskul aku memilih PASKIBRA dan OSIS , Dania memilih olimpiade dan  PMR , sedangkan khanza memilih basket dan karate serta cheril memilih cheerleaders dan biola club . Tak lama berselang prestasi membanggakan sedikit demi sedikit menghampiri kami . Hingga pada saat penting dimana ada nya pemilihan ketua eskul dan ketua organisasi yang calonya ada nama kami di daftar kandidat .. Saya di calonkan sebagai ketua "osis" sekaligus ketua organisasi "kepemimpinan" yang membawahi eskul kepemimpinan seperti paskibra , pramuka , pmr , osis dan sebagainya . Dania menjadi calon dalam eskul olimpiade dan ketua dalam organisasi akademik  ..Sedangkan khanza dipilih langsung sebagai ketua eskul basket dan di calonkan sebagai ketua organisasi olahraga . Sedangkan adiknya cheril dicalonkan sebagai ketua eskul cheer dan ketua organisasi seni .. Dan pada pengumumannya kami semua di sahkan sebagai ketua sesuai dengan yang di calonkan .. Lama kami bergelut dengan banyaknya masalah yang dihadapi pada setiap eskul maupun organisasi . hingga ketika ulangan saya hanya menggunakan satu jam pertama karena kesibukan saya  menyiapkan proposal osis dalam pelaksanaan perpisahan ..Hingga saatnya tiba , kami panitia , atas perintah saya di wajibkan untuk menginap di sekolah untuk mempersiapkan segala sesuatunya . dan panitia lain dari perwakilan organisasi dan pengisi acara juga di wajibkan hadir dalam pelaksanaan gladi bersih .. Jam sudah menunjukan pukul 12 malam namun kami masih terus bekerja hingga saya pun mengakhiri kerja mereka untuk beberapa saat , karena jika tidak , mereka akan terus bekerja hingga pagi . Ketika istirahat saya di temani oleh seorang kakak kelas yang telah lama menyukai saya . Walau saya tidak pernah memberi respon apapun kepadanya tapi ia tetap menghampiri dan menemani saya .. Kebetulan ia adalah mantan ketua eskul band , jadi ia selalu ada alasan untuk menggangu saya . Hingga terkadang teman - teman saya selalu mengancamnya untuk tidak mengahampiri saya tapi ancamannya tidak pernah ia hiraukan .. awalnya saya merasa risi tapi karena telah lama saya menjadi sudah terbiasa . Seperti saat ini , ia menghampiri saya yang sedang duduk memantau hasil kerja kami di bagasi mobil ... Rasanya kepala saya mau pecah , bukan karena konsep acara yang beberapa kali mengalami perubahan atau karena belum selesainya pekerjaan kami tapi karena Ia membawa gitar  dan menyanyikan beberapa lagu untuk saya .. Untungnya tak lama berselang datanglah khanza yang juga hadir untuk menemani saya ,,. Di antara kami khanza memang paling ditakuti oleh laki - laki , begitupun ia .. Hingga saatnya tiba , acara kami benar - benar berhasil . ucapan selamat dan terima kasihpun banyak kami dapatkan dari kakak kelas termasuk kak Yudha dan guru- guru .. Rasanya lega sekali acara pertama sudah bisa berjalan dengan baik.. Karena banyaknya kesibukan saya bersama cheril, khanza dan dania  untuk menuntaskan proyek kami dalam pembuatan badan amal .   Konsenterasi saya menjadi terpecah hingga teman - teman saya di osis marah dan merasa kecewa dengan sikap saya .. Awalnya saya tak menyadari kesalahan saya , karena hampir setiap rapat saya hadir dan ketika rapat saya sealalu aktif . Tapi ternyata itu tak cukup untuk mereka , mereka butuh saya tidak pada saat rapat saja tapi saya harus lebih memberikan perhatian lebih kepada mereka . Saat keadaan mulai membaik mereka mulai menyadari tanggung jawab yang saya miliki , jarak antara saya dan teman - teman saya malah mulai sedikit renggang .  Pada saat itu pula saya memulai kisah asmara saya , ia adalah cinta pertama saya .. namanya Eqi ia adalah ketua eskul band .. hobby nya bermain drum , hingga terkadang ia lupa dengan keadaan sekitarnya  .. Ia tidak pernah bersosialisasi terlalu jauh dengan orang lain . satu - satunya orang yang ia jadikan teman adalah Denti . Mereka memang sudah berteman sejak SD dan katanya mereka selalu berada di kelas yang sama.. pantas saja mereka terlihat sangat akrab , walau saat ini Denti telah memiliki kekasih .. Berbeda dengan saya Dania justu sedang sibuk karena beasiswanya untuk tahun ini belum bisa keluar.. Dania memang siswa berprestasi yang selalu ada pada peringkat pertama jurusan IPA dan peringkat pertama di sekolah walaupun begitu kalau soal peringkat ia tidak terlalu berbeda terlalu jauh dengan saya karena saya juga ada di peringkat pertama jurusan IPS dan peringkat ke2 di sekolah serta khanza juara ke2 jurusan IPA dan peringkat ke 3 disekolah dan disusul cheril dengan juara ke 2 jurusan IPS dan peringkat ke 4 di sekolah . Saya , khanza dan cheril memang saling bersaing pada prestasi tapi kami masih belum bisa bersaing dengan Dania karena rata - rata nilai saya , khanza dan cheril begitu jauh dengannya .. Di antara kami Dania memang lebih sederhana hingga setiap tahun ia harus berusaha lebih keras untuk memperpanjang beasiswanya . kali ini , untuk memperpanjang beasiswanya ia tidak melalui test namun kepala sekolah memberikan tugas khusus untuk membantu anak - anak yang selalu mendapatkan nilai jelek saat ulangan di kelasnya .. bukan hanya tidak pernah belajar , mereka juga tidak pernah betah di kelas .. Hingga beberapa kali Dania mengeluh kepada kami tentang mereka .. Pada suatu waktu saat Dania memberitahu mereka ada pelajaran tambahan darinya sepulang sekolah .tidak ada satupun dari mereka yang hadir . Dania menangis dan merasa tak sanggup .. Hingga ketika selesai upacara nama Dania dipanggil bersama dengan anak - anak nakal teman sekelasnya . Dania bersama anak - anak itu berdiri di koridor hingga saat pulang sekolah , namun ia masih belum bisa memberitaukan alasan ia di hukum bersama anak - anak itu .. ia hanya menangis. Ketika di hukum, air matanya tak pernah berhenti menetes hingga Rafi dan teman yang lain yang juga dihukum bersama Dania, meminta maaf dan menghiburnya hingga Dania tersenyum kembali. Hingga ketika bel pulang kami tak sempat melihat Dania dan teman sekelasnya itu kembali karena mereka telah bergegas pergi, ternyata alasan mereka pergi kala itu untuk memutuskan bahwa mereka akan serius belajar karena menurut mereka Dania memang berbeda. Ia rela dihukum karena ikut kabur dengan mereka, sehingga mereka sadar akan kesalahannya dan berjanji untuk tidak mengulangi kembali kesalahannya.